Penggerakan Kampung KB dalam Mendukung Kapitalisasi Bonus Demografi melalui Skema Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagai ujung tombak implementasi pembangunan kependudukan untuk mengoptimalkan peluang bonus demografi.

Penguatan tersebut dibahas dalam kegiatan “Penggerakan Kampung KB dalam Mendukung Kapitalisasi Bonus Demografi melalui Skema Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK)” di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026), yang diikuti para pemangku kepentingan bidang kependudukan dari kabupaten/kota se-Sumatera Utara, termasuk Kepala Dinas P3AKB Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat implementasi PJPK ke dalam aksi nyata di daerah serta memperkuat Kampung KB sebagai wadah operasionalisasi kebijakan pembangunan kependudukan. Penguatan tersebut juga diarahkan untuk membangun kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadapi peluang bonus demografi.

Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN mendorong agar kebijakan PJPK tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program dan aksi nyata di tingkat daerah hingga Kampung KB.

Sejumlah agenda strategis turut dibahas, meliputi kerangka implementasi pembangunan kependudukan, mekanisme dan tata kerja PJPK, penerapan rencana aksi PJPK di Kampung KB, serta penguatan pencatatan dan pelaporan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas P3AKB Provinsi Sumatera Utara menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah kabupaten/kota.

Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar implementasi PJPK dapat berjalan secara terpadu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita akan mendorong koordinasi dan sinergi bersama pemerintah kabupaten/kota agar PJPK tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam program dan aksi nyata, khususnya melalui penguatan Kampung KB,” ujar Kepala DP3AKB Sumut.

Melalui penguatan Kampung KB dan implementasi PJPK secara terpadu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap peluang bonus demografi dapat dikapitalisasi menjadi kekuatan untuk meningkatkan kualitas penduduk, pembangunan sumber daya manusia, serta kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.
Akhir Berita