Kadis DP3AKB Sumut Pastikan Bantuan School KIT disalurkan bagi anak yang membutuhkan

Kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan pendidikan anak terus diperkuat melalui kolaborasi antara Gramedia, Lazismu, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumatera Utara. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan school kit sebanyak 230 paket bagi anak-anak yang membutuhkan di wilayah Sumatera Utara.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di lingkungan DP3AKB Provinsi Sumatera Utara dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung anak-anak agar dapat menjalani pendidikan dengan lebih baik. Bantuan school kit tersebut nantinya akan disalurkan kepada anak-anak yang membutuhkan di berbagai daerah di Sumatera Utara.

Kepala DP3AKB Provinsi Sumatera Utara, Dwi Endah Purwanti, S.S., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan kepedulian Gramedia serta Lazismu dalam mendukung pemenuhan kebutuhan anak.

“Bantuan ini nantinya akan kami salurkan kepada anak-anak yang membutuhkan di daerah. Tentunya kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung anak-anak dalam mengikuti proses pendidikan,” ujar Dwi Endah.

Pada kesempatan tersebut, penyerahan bantuan secara simbolis diwakili oleh 10 anak dari SOS Children's Villages. Kehadiran anak-anak tersebut menjadi bagian dari momentum penyerahan bantuan sekaligus menggambarkan semangat bersama untuk memastikan anak-anak mendapatkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.

Kolaborasi antara Gramedia, Lazismu dan DP3AKB Sumut ini tidak hanya menjadi bentuk pemberian bantuan, tetapi juga menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pemenuhan hak anak. Dukungan masyarakat, dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang serta pendidikan anak.

DP3AKB Provinsi Sumatera Utara berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak di Sumatera Utara yang mendapatkan akses terhadap dukungan dan kebutuhan pendidikan yang layak.
Akhir Berita