Berita Utama
Berita Utama
Upacara peringatan hari otonomi daerah ke-XXX tahun 2026
Pemprov sumut dorong kebijakan berdampak nyata bagi masyarakat
Pemprov sumut dorong kebijakan berdampak nyata bagi masyarakat
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembangunan yang merata, pelayanan publik yang berkualitas, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Upacara peringatan dipimpin oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, dan dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara.
Mengusung tema “Otonomi Daerah untuk Mewujudkan Asta Cita”, peringatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi, reformasi birokrasi, penguatan kemandirian fiskal, hingga kerja sama antar wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa otonomi daerah harus mampu menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pemerintah daerah dituntut untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas.
Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Sumatera Utara dapat terus melangkah menuju daerah yang maju, unggul, dan berdaya saing.
Melalui momentum ini, seluruh elemen diharapkan dapat terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, demi terwujudnya Sumatera Utara yang lebih baik serta Indonesia yang semakin sejahtera.
Upacara peringatan dipimpin oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, dan dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara.
Mengusung tema “Otonomi Daerah untuk Mewujudkan Asta Cita”, peringatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi, reformasi birokrasi, penguatan kemandirian fiskal, hingga kerja sama antar wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa otonomi daerah harus mampu menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pemerintah daerah dituntut untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas.
Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Sumatera Utara dapat terus melangkah menuju daerah yang maju, unggul, dan berdaya saing.
Melalui momentum ini, seluruh elemen diharapkan dapat terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, demi terwujudnya Sumatera Utara yang lebih baik serta Indonesia yang semakin sejahtera.
Akhir Berita



