Melalui program PERMATA, Pemprov Sumut melalui Dinas P3AKB berkolaborasi bersama Pemkab Tapanuli Selatan dan KAFISPOLGAMA memberikan bantuan instalasi hidroponik kepada 15 kepala keluarga perempuan di Huntap Hapesong Baru untuk mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan pendapatan keluarga pascabencana.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) memperkuat kemandirian ekonomi perempuan pascabencana melalui program Perempuan Mandiri, Tangguh dan Berdaya (PERMATA). Program ini diwujudkan melalui bantuan unit instalasi hidroponik di Hunian Tetap (Huntap) Hapesong Baru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (28/10/2026), program ini hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemkab Tapanuli Selatan, Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (KAFISPOLGAMA).

Kepala Dinas P3AKB Provinsi Sumatera Utara, Ibu Dwi Endah Purwanti, menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga penguatan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Hidroponik dinilai menjadi salah satu peluang usaha produktif yang dapat dikembangkan meskipun dengan keterbatasan lahan.

Sebagai tahap awal, bantuan diberikan kepada 15 kepala keluarga perempuan di Huntap Hapesong Baru. Para penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan budi daya sayuran, mengelola hasil panen, serta memasarkan produk untuk menambah pendapatan keluarga.

Apabila tahap awal berhasil, program ini direncanakan berlanjut ke huntap lainnya dengan membentuk sentra hidroponik berbasis kelompok perempuan. Melalui pendampingan dan kolaborasi berkelanjutan, sentra ini diharapkan menjadi usaha produktif bersama yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga pascabencana.
Akhir Berita