Berita Utama
Berita Utama
Peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan penanganan bagi perempuan dan anak korban kekekerasan tingkat provinsi sumatera utara
Indeks perlindungan perempuan dan anak perlu terus ditingkatkan agar kualitas layanan semakin baik
Indeks perlindungan perempuan dan anak perlu terus ditingkatkan agar kualitas layanan semakin baik
Upaya memperkuat layanan perlindungan bagi perempuan dan anak terus dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Lembaga Penyedia Layanan Penanganan bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan tingkat provinsi yang dilaksanakan pada 22–23 April 2026 di Grand Mercure Medan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara hadir sebagai keynote speaker. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa indeks perlindungan perempuan dan anak perlu terus ditingkatkan agar kualitas layanan semakin baik. Ia juga menyampaikan bahwa penguatan kapasitas menjadi langkah penting untuk mewujudkan layanan yang lebih responsif dan terpadu dalam menangani kasus kekerasan.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi dari berbagai narasumber. Pihak kepolisian menyampaikan tentang upaya pencegahan dan penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak. Selain itu, peserta juga belajar teknik penanganan kasus dari praktisi, memahami aspek hukum pidana dari Lembaga Bantuan Hukum, serta mempelajari teknik mediasi dari akademisi.
Kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif, sehingga peserta dapat berbagi pengalaman dan memperdalam pemahaman mereka.
Pada hari kedua, peserta mengikuti bimbingan teknis penggunaan aplikasi SIMFONI PPA versi terbaru. Kegiatan ini bertujuan agar peserta lebih terampil dalam melakukan pendataan dan pelaporan kasus secara cepat, tepat, dan terintegrasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan dan kerja sama dalam memberikan layanan terbaik bagi perempuan dan anak korban kekerasan di Sumatera Utara.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara hadir sebagai keynote speaker. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa indeks perlindungan perempuan dan anak perlu terus ditingkatkan agar kualitas layanan semakin baik. Ia juga menyampaikan bahwa penguatan kapasitas menjadi langkah penting untuk mewujudkan layanan yang lebih responsif dan terpadu dalam menangani kasus kekerasan.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi dari berbagai narasumber. Pihak kepolisian menyampaikan tentang upaya pencegahan dan penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak. Selain itu, peserta juga belajar teknik penanganan kasus dari praktisi, memahami aspek hukum pidana dari Lembaga Bantuan Hukum, serta mempelajari teknik mediasi dari akademisi.
Kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif, sehingga peserta dapat berbagi pengalaman dan memperdalam pemahaman mereka.
Pada hari kedua, peserta mengikuti bimbingan teknis penggunaan aplikasi SIMFONI PPA versi terbaru. Kegiatan ini bertujuan agar peserta lebih terampil dalam melakukan pendataan dan pelaporan kasus secara cepat, tepat, dan terintegrasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan dan kerja sama dalam memberikan layanan terbaik bagi perempuan dan anak korban kekerasan di Sumatera Utara.
Akhir Berita



