Mhasiswa diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi dan manfaat nyata bagi masyarakat

Semangat pengabdian dan kolaborasi mewarnai kedatangan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di Sumatera Utara. Kehadiran para mahasiswa KKN-PPM UGM disambut hangat oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai mitra pembangunan yang diharapkan mampu menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi masyarakat di daerah.

Tahun ini, sebanyak 137 mahasiswa KKN-PPM UGM diterjunkan ke tiga wilayah pengabdian di Sumatera Utara, yakni Kabupaten Samosir 85 mahasiswa, Asahan 24 mahasiswa, dan Kota Sibolga 28 mahasiswa. Dengan semangat belajar, mengabdi, dan berkolaborasi bersama masyarakat, para mahasiswa siap mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara ibu @dwi_endah_purwanti melepas 85 mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Samosir. Kegiatan pelepasan berlangsung di Kantor DP3AKB Provsu dan turut dihadiri Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Sumatera Utara, Selasa (23/06/2026).

Kadis yang juga merupakan alumni Universitas Gadjah Mada dan bagian dari KAGAMA Sumatera Utara menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UGM yang kembali menjadikan Sumatera Utara sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN-PPM. Menurutnya, kegiatan pengabdian masyarakat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

Sebelumnya, mahasiswa KKN-PPM UGM bersama Pengurus Daerah KAGAMA Sumatera Utara telah diterima oleh Gubernur Sumatera Utara. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyambut baik mahasiswa KKN UGM dan berpesan agar para mahasiswa menjaga nama baik almamater, menjauhi penyalahgunaan narkoba, membaur dengan masyarakat, serta turut mendukung program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, KAGAMA Sumut, Universitas Gadjah Mada, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin guna menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi Sumatera Utara.
Akhir Berita