Bersama asia small business federation (ASBF)

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Provinsi yang dilaksanakan di Ruang PUSPAGA, Medan, Senin (14/4).

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara DP3AKB Provsu dengan Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) dan Universitas Potensi Utama, serta Sarahsehan dan Penyerahan Penghargaan Business Excellence in Lady-Led Agri Enterprise (Bella Awards) sebagai bentuk apresiasi kepada perempuan pelaku usaha.

Kepala Dinas P3AKB Provinsi Sumatera Utara, ibu Dwi Endah Purwanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan perempuan dalam sektor UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan penguatan peran perempuan dalam UMKM juga berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Gender (IPG), sebagai indikator penting kesetaraan pembangunan.

Dalam kegiatan ini, peran Asia Small Business Federation (ASBF) turut menjadi bagian penting dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM. ASBF berkontribusi dalam memperluas akses pelaku usaha perempuan terhadap pelatihan, jejaring bisnis, serta peningkatan kapasitas kewirausahaan, termasuk dalam mendorong pelaku UMKM perempuan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas hingga tingkat global.

Meski demikian, perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap permodalan, teknologi, dan jaringan pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kapasitas dan daya saing perempuan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Kami mendorong perempuan pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM mendapat pengetahuan, pengalaman, serta penguatan jejaring antar pelaku usaha perempuan, sehingga mampu meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha.
Akhir Berita