Pekuat sinergi pencegahan radikalisme melalui perlindungan perempuan dan anak

Isu radikalisme dan pengaruh paham intoleransi masih menjadi tantangan yang perlu diwaspadai bersama, terutama terhadap generasi muda dan lingkungan keluarga. Penguatan edukasi, ketahanan keluarga, serta perlindungan perempuan dan anak dinilai menjadi langkah penting dalam mencegah berkembangnya pengaruh negatif di tengah masyarakat.

Sebagai upaya memperkuat sinergi tersebut, Densus 88 Anti Teror melakukan audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara, Selasa (12/05/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya terkait upaya pencegahan radikalisme dan penguatan ketahanan keluarga di Sumatera Utara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya peran perempuan dan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, serta mampu membangun nilai-nilai toleransi dan kebangsaan sejak dini kepada anak-anak.

Kepala Dinas P3AKB Provsu menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak tidak hanya berkaitan dengan kekerasan fisik maupun sosial, tetapi juga mencakup penguatan ketahanan keluarga dan edukasi terhadap berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam generasi muda.

Selain itu, audiensi ini juga membahas peluang kerja sama dalam kegiatan edukasi, sosialisasi, dan penguatan kapasitas masyarakat guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan kondusi
Akhir Berita